
Virus Corona membuat aktivitas di Cina melandai, termasuk para supplier barang ritel.
“Dengan adanya Tiongkok memperpanjang liburan imlek, barang-barang ke depan pasti terjadi kekosongan. Ini akan memengaruhi pertumbuhan kita,” ucap Tutum di Hotel Indonesia, Jumat (7/2/2020).
Penjelasan Tutum ini menjadi salah satu curhatannya pada Menteri Keuangan Sri Mulyani saat sesi tanya jawab dengan pengusaha. Tutum menjelaskan virus Corona menyebabkan kekhawatiran pengusaha karena ketidakjelasan nasib supplier di Cina.
Seraya dengan Tutum, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan dampak virus Corona saat ini meresahkan pengusaha. Untuk pariwisata sendiri katanya sudah menyebabkan pembatalan 20 ribu pax pesanan kamar di Bali hanya karena tidak ada penerbangan dari dan ke Cina.
Ia mengatakan dampaknya juga meluas sampai ke ekspor-impor. Terakhir ia ketahui ekspor hewan hidup berupa ikan pun terganggu.
“Baru saja abis Imlek ada Corona buat kita kelimpungan. Ini harus hati-hati semuanya,” ucap Hariyadi di Hotel Indonesia, Jumat (7/2/2020).
Hariyadi juga berharap kalau virus ini tidak akan mewabah lebih lama dari Februari 2020. Pasalnya jika melebihi ia yakin dampaknya akan jauh lebih buruk dari yang sudah diderita hari ini.
“Kalau berlanjut sampai lebih dari Februari 2020 akan jadi serius,” ucap Hariyadi.
"ritel" - Google Berita
February 07, 2020 at 08:30PM
https://ift.tt/2GZFcop
Imbas Wabah Corona, Barang Ritel Terancam Alami Kekosongan - tirto.id
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment