Rechercher dans ce blog

Showing posts with label Ritel. Show all posts
Showing posts with label Ritel. Show all posts

Saturday, May 2, 2020

Aprindo: Penjualan ritel anjlok, gerai pakaian bahkan turun 80% per April 2020 - Kontan

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pademi virus corona (Covid-19) juga berdampak pada sektor ritel. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Fernando Repi mengatakan, penjualan ritel pakaian yang berkonsep speciality store merosot 80% per April 2020. 

Tak hanya itu, penjualan toko ritel groceries atau barang kebutuhan pokok ikut susut 45% pada kuartal I-2020 dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Ditambah lagi, kunjungan ke toko anjlok 50% dan pada 45.000 stock keeping unit (SKU), hanya 20% yang mampu terjual.

"Adapun produk unggulan yang banyak dicari oleh masyarakat saat ini adalah makanan dan minuman, bahan pokok dan produk kesehatan," jelas dia saat mengisi acara MarkPlus Industry Roundtable E-commerce and Application (Tech) Industry Perspective yang diselenggarakan secara digital, Selasa (28/4).

Baca Juga: Penjualan diprediksi turun, Cahayaputra Asa (CAKK) fokus jaga arus kas di kuartal II

Fernando pun mencatat, adanya kenaikan penjualan online produk ritel di triwulan pertama 2020 sebesar 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Walau begitu, kenaikan tersebut hanya menyumbang kurang lebih 8% pada total penjualan. Sehingga perusahaan tetap harus melakukan efisiensi, seperti melakukan pengurangan gaji hingga tenaga kerja.

"Menanggapi hal ini, penting bagi para peritel modern lokal untuk bertransformasi ke omnichannel, terutama yang berada di daerah. Ada beberapa peritel yang bergerak melalui WhatsApp untuk berbelanja, seperti Hypermart, Transmart, hingga Superindo," jelasnya lagi.

Menurut Fernando, menjangkau pembeli melalui aplikasi  bisa menghadirkan pengalaman berbelanja baru kepada konsumen juga menaati himbauan social distancing pemerintah.

Dukungan dari Anda akan menambah semangat kami dalam menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat seperti ini.

Jika berkenan, silakan manfaatkan fasilitas donasi berikut ini.



Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 07:08PM
https://ift.tt/35dPpIY

Aprindo: Penjualan ritel anjlok, gerai pakaian bahkan turun 80% per April 2020 - Kontan
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Friday, May 1, 2020

Gegara Corona, Toko Ritel Pakai WhatsApp Buat Jualan - Detikcom

Jakarta -

Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) mencatatkan adanya perubahan pola bisnis pada toko ritel modern. Di tengah virus Corona seperti ini, menurutnya banyak toko ritel yang mulai merambah penjualan secara online.

Waketum Aprindo Fernando Repi menyatakan bahwa banyak toko ritel mengadaptasi penjualan lintas channel alias omnichannel. Di satu sisi mempertahankan toko fisik, di sisi lain mulai merambah penjualan online.

"Industri ritel memang sedang mengubah pola bisnis kami berusaha adaptasi penjualan omnichannel. Nah sekarang malah nggak ada yang tahu, tiba-tiba sekarang malah ada pandemi jadi makin intens," ungkap Fernando dalam Industry Roundtable Markplus, Selasa (28/4/2020).

Fernando mengatakan berbagai cara dilakukan untuk mengambil pangsa pasar online. Mulai dari bergabung dengan beberapa e-commerce besar hingga membuat gerai online sendiri. Paling ekstrim bahkan menawarkan belanja lewat chat WhatsApp.

"Banyak yang dilakukan anggota kita, bergabung dengan e-commerce bahkan bikin gerai sendiri. Ini makin kelihatan semenjak COVID beberapa anggota kami bahkan jualan lewat WA chat," ungkap Fernando.

Tak main-main, bahkan beberapa toko ritel besar pun menggunakan WhatsApp chat untuk berhubungan dengan pelanggannya. Fernando mengatakan cara tersebut bisa lebih cepat menyentuh pelanggan.

"Hypermart, Transmart, hingga Superindo saja pakai WhatsApp, mereka alasannya itu biar cepat untuk trigger ke masyarakat. Kalau aplikasi itu sulit download dan sebagainya," jelas Fernando.

Fernando mengatakan bahwa kini penjualan online sudah naik 5%. Meski begitu kontribusinya belum terlalu besar terhadap perusahaan.

"Penjualan online naik 5%, hanya saja kontribusinya baru cuma 8% dari penjualan kita," kata Fernando.

Simak Video "Yuk Coba! Cara Menggunakan Chatbot WhatsApp Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 05:05PM
https://ift.tt/3aGMIkh

Gegara Corona, Toko Ritel Pakai WhatsApp Buat Jualan - Detikcom
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Sentra Food Indonesia (FOOD) bakal memaksimalkan penjualan ke segmen ritel - Kontan

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) berencana memaksimalkan penjualan ke segmen pasar ritel tahun ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengimbangi permintaan segmen pasar hotel, restoran dan kafe (horeka) yang sedang lesu.

Direktur Utama Sentra Food Indonesia, Agustus Sani Nugroho mengatakan permintaan segmen konsumen horeka di empat bulan pertama turun cukup tajam bila dibandingkan periode sama tahun lalu.

Salah satu tantangan terbesar datang dari pandemi corona (covid-19) yang memukul kegiatan usaha sektor horeka. Kondisi ini memperparah permintaan konsumen segmen horeka yang semula memang sudah lesu akibat tingginya intensitas hujan di awal tahun.

Baca Juga: Kinerja 2019 mantap, laba bersih Sentra Food Indonesia (FOOD) berhasil tumbuh 22%

Di sisi lain, permintaan dari segmen konsumen ritel, meski mengalami penurunan, cenderung menunjukkan penurunan yang relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan penurunan yang terjadi pada segmen horeka.

Oleh karenanya, keputusan untuk memaksimalkan penjualan ke segmen ritel dlihat sebagai pilihan yang strategis. “Sektor ritel relatif masih bertahan, walau juga mengalami penurunan,” ujar Agustus kepada Kontan.co.id pada Rabu (29/4).

Untuk memuluskan rencana ini, FOOD telah menyiapkan beberapa strategi. Salah satu di antaranya yakni dengan mendorong penjualan secara daring melalui marketplace.

Saat ini, produk-produk anak usaha FOOD, yakni PT Kemang Food Industries (Kemfood) sudah tersedia di beberapa marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.

Ke depannya, jangkauan penjualan daring akan terus diperluas dengan merambah marketplace-marketplace lainnya. Selain itu, penjualan ke segmen konsumen ritel juga akan terus diperkuat melalui program Kemitraan Kemfood yang tengah dikembangkan.

Sejumlah strategi di atas akan didukung dengan varian portfolio produk yang jumlahnya akan terus ditingkatkan. Rencananya, FOOD melalui entitas anak usaha, Kemfood akan meluncurkan beberapa produk baru mulai dari kuartal dua tahun ini.

Dukungan dari Anda akan menambah semangat kami dalam menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat seperti ini.

Jika berkenan, silakan manfaatkan fasilitas donasi berikut ini.



Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 29, 2020 at 08:11PM
https://ift.tt/2W8dXPA

Sentra Food Indonesia (FOOD) bakal memaksimalkan penjualan ke segmen ritel - Kontan
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Pengusaha Minta Gerai Ritel Diizinkan Buka Sepekan Jelang Lebaran - Katadata.co.id

Pengusaha ritel meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan izin operasional seminggu menjelang perayaan Idul Fitri. Hal ini demi menyelamatkan bisnis dari lesunya penjualan akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyedia Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan bahwa permintaan tersebut telah dikomunikasikan kepada pemerintah secara informal. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan.

"Diharapkan bisa ada kebijakan Pemda di beberapa daerah atau pusat belanja di luar kota yang penyebarannya belum begitu banyak bisa dibuka seminggu sebelum Idul Fitri," kata dia kepada Katadata.co.id, Senin (27/4).

Menurut dia, upaya tersebut dilakukan untuk menyelamatkan industri ritel yang saat ini omzetnya hanya tersisa kurang dari 10%. Pasalnya, penjualan secara daring tidak dapat mendongkrak kinerja industri ritel khususnya untuk sektor-sektor fesyen atau sepatu.

(Baca: Kuat Bertahan 3 Bulan, Pengusaha Ritel Minta Insentif Pajak Corona )

Terlebih, dengan adanya aturan larangan mudik diharapkan nantinya masyarakat akan menggunakan uangnya untuk berbelanja kebutuhan fesyen untuk merayakan Idul Fitri. "Penjualan online tidak terlalu membantu, kami harapkan yang tidak mudik dalam kondisi itu bisa diberi kesempatan untuk berbelanja pakaian," kata dia.

Di sisi lain, jika aturan tersebut dapat direalisasikan, pengusaha ritel akan menjamin seluruh keamanan dan keselamatan pengunjung sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan.

Cara ini dinilai efektif untuk menyelamatkan bisnis dan seluruh pekerja serta untuk memberikan tunjangan hari raya (THR). "Karena kita tidak ada pilihan lain, masa mau di rumah terus sampai setahun kan tidak mungkin," kata dia.

Adapun imbas pandemi virus corona telah menyebabkan penjualan ritel turun 95%. Kondisi ini menyebabkan 150.000 karyawan yang bekerja di pusat perbelanjaan mulai dirumahkan secara bertahap hingga kondisi kembali pulih.

(Baca: Kuat Bertahan 3 Bulan, Pengusaha Ritel Minta Insentif Pajak Corona )

Jenis toko yang tutup di pusat perbelanjaan antara lain, fesyen, peralatan olah raga, cafe, restoran dan perhiasan. Sementara, apotek dan toko kebutuhan pokok masih diperbolehkan beroperasi.

Kondisi yang sama juga dialami pusat perbelanjaan di bandara. Akibat adanya pengurangan frekuensi penerbangan, pusat perbelanjaan di bandara mengalami penurunan penjualan hingga 80%.

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 27, 2020 at 11:56AM
https://ift.tt/2VZtxwW

Pengusaha Minta Gerai Ritel Diizinkan Buka Sepekan Jelang Lebaran - Katadata.co.id
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 Persen - IDN Times Jawa Timur

Surabaya, IDN Times - Sejak merebaknya COVID-19 di Indonesia, usaha ritel mulai merasakan penurunan pendapatan. Imbauan pemerintah agar masyarakat beraktivitas rumah saja membuat mal menjadi sepi. Kondisi ini diperparah dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

1. Ritel yang integrasi dengan mal terdampak parah

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenSuasana Pakuwon Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Rosa Folia

Sepinya usaha ini dirasakan langsung oleh ritel yang terintegrasi dengan mal di Indonesia. Tak main-main, penurunan penjualannya bahkan hingga 80 persen. Padahal jenis ritel yang berada di mal merupakan penyedia kebutuhan pokok.

"Penurunan terasa terutama pada ritel yang terintegerasi dengan mal. Tapi yang lebih terasa departemen store, terjun bebas," ujar Staf Ahli DPP Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Abraham Ibnu kepada IDN Times, Kamis (30/4).

2. Belum ada laporan di PHK di Surabaya Raya

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenKondisi Galaxy Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Faiz Nashrillah

Fenomena ini tidak hanya di Jakarta saja, Abraham mendapat laporan sepinya ritel yang terintgerasi dengan mal juga terjadi di Jawa Timur (Jatim) khususnya Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) yang tengah menerapkan PSBB sejak 28 April-11 Mei mendatang.

"Bedanya di Jatim belum ada ritel modern PHK karyawannya, kalau di Jakarta itu ada di Ramayana," dia membeberkan.

3. Ritel minimarket cenderung normal

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenSuasana Pakuwon Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Rosa Folia

Penerapan PSBB ini rupanya juga berdampak pada ritel jenis minimarket. Meski berada di dekat perkampungan, usaha ini sekarang dibatasi jamnya. Karena ada pemberlakuan jam malam pukul 21.00-04.00 WIB.

"Kan boleh buka dengan pengurangan jam malam," ucap Abraham.

Tapi sejauh ini terkait daya beli di minimarket, lanjut dia, cenderung normal. Banyak masyarakat justru mulai belanja di minimarket dari pada pergi ke mal. "Beberapa mengalami trennya minggu pertama meningkat. Minggu kedua dan ketiga turun. Minggu keempat naik lagi," ujarnya.

4. Kebutuhan pokok sesuai HET tersedia di ritel

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenSuasana Pakuwon Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Rosa Folia

Di sisi lain, Aprindo juga terus berkomunikasi terkait stok pangan secara nasional maupun daerah. Abraham mendapat konfirmasi persediaan aman hingga beberapa bulan ke depan. Bahkan ritel-ritel akan terus menyediakan kenutuhan pokok dengan harga eceran tertinggi (HET).

"Yang jelas seluruh stok kebutuhan pangan aman, ritel diwajibkan menjual sesuai HET," tegasnya.

Baca Juga: 6 Catatan Penting WHO tentang Mengadakan Acara saat Pandemik COVID-19

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 30, 2020 at 07:01PM
https://ift.tt/2YjNelS

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 Persen - IDN Times Jawa Timur
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

BliBli Hadirkan Fitur dan Layanan Baru Guna Amankan Ritel Selama Ramadan - Bola Akurat

Thursday, April 30, 2020

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 Persen - IDN Times Jawa Timur

Surabaya, IDN Times - Sejak merebaknya COVID-19 di Indonesia, usaha ritel mulai merasakan penurunan pendapatan. Imbauan pemerintah agar masyarakat beraktivitas rumah saja membuat mal menjadi sepi. Kondisi ini diperparah dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

1. Ritel yang integrasi dengan mal terdampak parah

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenSuasana Pakuwon Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Rosa Folia

Sepinya usaha ini dirasakan langsung oleh ritel yang terintegrasi dengan mal di Indonesia. Tak main-main, penurunan penjualannya bahkan hingga 80 persen. Padahal jenis ritel yang berada di mal merupakan penyedia kebutuhan pokok.

"Penurunan terasa terutama pada ritel yang terintegerasi dengan mal. Tapi yang lebih terasa departemen store, terjun bebas," ujar Staf Ahli DPP Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Abraham Ibnu kepada IDN Times, Kamis (30/4).

2. Belum ada laporan di PHK di Surabaya Raya

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenKondisi Galaxy Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Faiz Nashrillah

Fenomena ini tidak hanya di Jakarta saja, Abraham mendapat laporan sepinya ritel yang terintgerasi dengan mal juga terjadi di Jawa Timur (Jatim) khususnya Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) yang tengah menerapkan PSBB sejak 28 April-11 Mei mendatang.

"Bedanya di Jatim belum ada ritel modern PHK karyawannya, kalau di Jakarta itu ada di Ramayana," dia membeberkan.

3. Ritel minimarket cenderung normal

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenSuasana Pakuwon Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Rosa Folia

Penerapan PSBB ini rupanya juga berdampak pada ritel jenis minimarket. Meski berada di dekat perkampungan, usaha ini sekarang dibatasi jamnya. Karena ada pemberlakuan jam malam pukul 21.00-04.00 WIB.

"Kan boleh buka dengan pengurangan jam malam," ucap Abraham.

Tapi sejauh ini terkait daya beli di minimarket, lanjut dia, cenderung normal. Banyak masyarakat justru mulai belanja di minimarket dari pada pergi ke mal. "Beberapa mengalami trennya minggu pertama meningkat. Minggu kedua dan ketiga turun. Minggu keempat naik lagi," ujarnya.

4. Kebutuhan pokok sesuai HET tersedia di ritel

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 PersenSuasana Pakuwon Mall Surabaya di tengah pandemik COVID-19. IDN Times/Rosa Folia

Di sisi lain, Aprindo juga terus berkomunikasi terkait stok pangan secara nasional maupun daerah. Abraham mendapat konfirmasi persediaan aman hingga beberapa bulan ke depan. Bahkan ritel-ritel akan terus menyediakan kenutuhan pokok dengan harga eceran tertinggi (HET).

"Yang jelas seluruh stok kebutuhan pangan aman, ritel diwajibkan menjual sesuai HET," tegasnya.

Baca Juga: 6 Catatan Penting WHO tentang Mengadakan Acara saat Pandemik COVID-19

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 30, 2020 at 07:01PM
https://ift.tt/2YjNelS

Terdampak Pandemik, Penjualan Ritel di Mal Turun Hingga 80 Persen - IDN Times Jawa Timur
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Wednesday, April 29, 2020

KFC dan Deretan Bisnis Ritel yang Terpaksa Tutup Karena Corona - POPBELA.com

Dampak pandemi corona yang mengharuskan setiap orang melakukan physical distancing dan berdiam di rumah, sudah memengaruhi berbagai sektor, termasuk bisnis retail dan makanan. 

Berubahnya kebiasaan berbelanja membuat orang-orang kini tak lagi mendatangi pusat keramaian untuk berbelanja atau sekadar berkumpul.

Atas alasan itulah, beberapa ritel terkena dampaknya. Omzet menurun drastis membuat beberapa bisnis ritel di Indonesia ini terpaksa tutup dan merumahkan karyawan mereka. Bisnis ritel apa saja yang tutup tersebut? Berikut daftarnya.

1. KFC

KFC dan Deretan Bisnis Ritel yang Terpaksa Tutup Karena CoronaInstagram.com/kfcindonesia

Sejak diberlakukannya social distancing, omzet KFC Indonesia menurun hingga 65%. Hal ini diperparah dengan ditutupnya sejumlah mal di beberapa kota yang membuat KFC terpaksa juga menutup gerai yang ada di dalam mal.

Hingga hari ini, setidaknya ada 100 gerai KFC di seluruh Indonesia yang terpaksa tutup dan merumahkan 450 karyawan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Demi menggerakan roda bisnis, KFC masih melayani pembelian secara online. Gerai yang berlokasi terpisah dari mal pun tetap buka dan hanya melayani pembelian untuk dibawa pulang atau drive thru.

2. Ramayana

KFC dan Deretan Bisnis Ritel yang Terpaksa Tutup Karena CoronaInstagram.com/ramayanadeptstore

Belum lepas dari ingatan kita tentang video yang sempat viral di awal April 2020 lalu yang memperlihatkan beberapa karyawan Ramayana berpelukan sambil menangis. Karyawan Ramayana City Plaza, Depok, Jawa Barat tersebut terpaksa dirumahkan karena omzet yang menurun drastis akibat virus corona.

Tak hanya Ramayana City Plaza Depok, Ramayana di Mal Tanjung Pinang juga mengalami keadaan serupa. Gerai di dua mal tersebut dikabarkan ditutup secara permanen sementara gerai lainnya ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kini, demi menjalankan bisnis, Ramayana tetap menjual pakaian secara online melalui e-commerce dan situs resmi miliknya.

3. Matahari

KFC dan Deretan Bisnis Ritel yang Terpaksa Tutup Karena CoronaInstagram.com/matahari

Pada awal April 2020 lalu, Matahari juga menutup seluruh gerainya di Indonesia. Hal ini merupakan imbas dari aturan social distancing yang mengharuskan mal atau pusat perbelanjaan menutup dan membatasi jam buka mereka.

Tak hanya menutup seluruh gerainya, Matahari juga memangkas gaji para pegawainya. Kini mereka hanya mengandalkan penjualan secara online sampai virus corona dapat teratasi dan aman untuk membuka gerai kembali.

4. Uniqlo

KFC dan Deretan Bisnis Ritel yang Terpaksa Tutup Karena CoronaInstagram.com/uniqloindonesia

Kalau di Indonesia waktu buka gerai Uniqlo mengikuti jam buka mal, hal ini berbeda dengan negara tetangga. Di Australia sebanyak 22 gerai Uniqlo terpaksa tutup sebagai akibat dari pandemi virus corona.

Bagi para pecinta label asal Jepang ini, bisa tetap berbelanja baju Uniqlo dari rumah dengan memanfaatkan toko online resmi yang mereka kelola.

Semoga saja wabah ini segera berlalu dan bisnis yang sempat tutup dapat buka kembali segera ya, Bela.

Baca Juga: Terpapar Corona, Dokter Mike Marampe Meninggal Saat Siapkan Pernikahan

Baca Juga: Tetap Berkembang di Tengah Wabah Corona, Ini 5 Bisnis Nagita Slavina 

Baca Juga: 9 Pilihan Bisnis yang Bisa Dilakukan Saat #WFH

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 30, 2020 at 07:44AM
https://ift.tt/3bW2DwM

KFC dan Deretan Bisnis Ritel yang Terpaksa Tutup Karena Corona - POPBELA.com
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Pebisnis Ritel soal Corona: Penjualan Online Belum Signifikan - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) menyebut sejumlah pengusaha ritel nasional terpaksa mempromosikan barang dagangan mereka ke platform media sosial akibat pandemi virus corona SARS-Cov-2.

Menurut Wakil Ketua Umum APRINDO, Fernando Repi, saat ini pelaku bisnis ritel juga mesti mulai beradaptasi dengan penjualan omnichannel (menggunakan lebih dari channel penjualan).

"Akhirnya secara terpaksa bahwa peritel mensiasati transaksi offline yang berkurang, akhirnya kita mulai masuk online, belanja online melalui aplikasi, pesan di WhatsApp, dan lainnya," kata Fernando saat acara Surviving The Covid-19, Preparing The Post secara virtual, Selasa (28/4).


Kendati demikian, Fernando mengatakan kontribusi penjualan secara online belum begitu terlihat kenaikan signifikan dibanding offline.

"Kita akui belum besar kontribusi (penjualan online) dibanding penjualan ritel offline. Kemudian peritel juga tengah berupaya untuk delivering shopping untuk bertahan di era saat ini," pungkasnya.


Menurut data internal APRINDO, transaksi penjualan toko ritel pakaian pada kuartal pertama 2020 tercatat turun hingga 80 persen.

"Data-data yang kita sampaikan ini cukup miris ya, penjualan ritel toko pakaian turun hingga 80 persen diakibatkan ada pusat-pusat perbelanjaan tutup," tutur Fernando.

Sementara data SKU (Stock Keeping Unit) untuk toko ritel groseri pada kuartal pertama 2020 turun sampai 45 persen.

Sebelumnya, pengamat pemasaran Inventure Consulting Yuswohady mengatakan ada 11 sektor bisnis yang bakal naik daun di tengah pandemi virus corona di Indonesia.

Misalnya, groseri atau belanja bahan makanan, logistik dan pengiriman, perdagangan elektronik atau e-commerce, hingga jasa layanan antar makanan.

"Stay at home economy lahir, awalnya kita tidak mungkin lagi keluar rumah, semua orang harus di rumah. Social distancing ini akan melahirkan new normal," ujarnya melalui video conference, Senin (13/4).


Yuswohady menyebut berdasarkan survei Nielsen pada Maret lalu, ada 30 persen konsumen Indonesia lebih sering berbelanja online setelah pemberlakuan social distancing.

"Sekarang kita mungkin masih berbelanja ke luar, tapi dengan PSBB makin ketat, maka semua akan beralih ke online," imbuh dia.

Ia meyakini belanja online tidak hanya untuk produk fesyen seperti yang terjadi selama ini, tapi mulai mengarah ke grocery dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Meningkatnya permintaan belanja online ini. akan mendongkrak bisnis logistik.

(din/DAL)

[Gambas:Video CNN]

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 30, 2020 at 05:00AM
https://ift.tt/2y0oww9

Pebisnis Ritel soal Corona: Penjualan Online Belum Signifikan - CNN Indonesia
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Sentra Food Indonesia (FOOD) bakal memaksimalkan penjualan ke segmen ritel - Kontan

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) berencana memaksimalkan penjualan ke segmen pasar ritel tahun ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengimbangi permintaan segmen pasar hotel, restoran dan kafe (horeka) yang sedang lesu.

Direktur Utama Sentra Food Indonesia, Agustus Sani Nugroho mengatakan permintaan segmen konsumen horeka di empat bulan pertama turun cukup tajam bila dibandingkan periode sama tahun lalu.

Salah satu tantangan terbesar datang dari pandemi corona (covid-19) yang memukul kegiatan usaha sektor horeka. Kondisi ini memperparah permintaan konsumen segmen horeka yang semula memang sudah lesu akibat tingginya intensitas hujan di awal tahun.

Baca Juga: Kinerja 2019 mantap, laba bersih Sentra Food Indonesia (FOOD) berhasil tumbuh 22%

Di sisi lain, permintaan dari segmen konsumen ritel, meski mengalami penurunan, cenderung menunjukkan penurunan yang relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan penurunan yang terjadi pada segmen horeka.

Oleh karenanya, keputusan untuk memaksimalkan penjualan ke segmen ritel dlihat sebagai pilihan yang strategis. “Sektor ritel relatif masih bertahan, walau juga mengalami penurunan,” ujar Agustus kepada Kontan.co.id pada Rabu (29/4).

Untuk memuluskan rencana ini, FOOD telah menyiapkan beberapa strategi. Salah satu di antaranya yakni dengan mendorong penjualan secara daring melalui marketplace.

Saat ini, produk-produk anak usaha FOOD, yakni PT Kemang Food Industries (Kemfood) sudah tersedia di beberapa marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.

Ke depannya, jangkauan penjualan daring akan terus diperluas dengan merambah marketplace-marketplace lainnya. Selain itu, penjualan ke segmen konsumen ritel juga akan terus diperkuat melalui program Kemitraan Kemfood yang tengah dikembangkan.

Sejumlah strategi di atas akan didukung dengan varian portfolio produk yang jumlahnya akan terus ditingkatkan. Rencananya, FOOD melalui entitas anak usaha, Kemfood akan meluncurkan beberapa produk baru mulai dari kuartal dua tahun ini.

Dukungan dari Anda akan menambah semangat kami dalam menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat seperti ini.

Jika berkenan, silakan manfaatkan fasilitas donasi berikut ini.



Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 29, 2020 at 08:11PM
https://ift.tt/2W8dXPA

Sentra Food Indonesia (FOOD) bakal memaksimalkan penjualan ke segmen ritel - Kontan
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Ritel Modern Digelontor 160 Ribu Ton Gula Pasir - NusaBali

  • www.nusabali.com-ritel-modern-digelontor-160-ribu-ton-gula-pasir

JAKARTA, NusaBali
Pemerintah akan menggelontorkan 160 ribu ton gula ke toko ritel modern.

Langkah itu dilakukan untuk menekan harga gula pasir yang belakangan ini merangkak naik. Ketua Satgas Pangan Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan ritel dipilih karena dari hasil evaluasi pemerintah, mereka masih mampu menjaga gula di level harga Rp 12.500 per kilogram. Level itu merupakan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Hal itu berbeda jika dibandingkan harga gula di pasar tradisional. Namun pemerintah tidak akan melupakan pasar tradisional agar produk gula di pasar tradisional tetap ada," kata Daniel Silitonga, dalam Konferensi Pers Soal Ketersediaan Bahan Pokok dengan Kementerian Perdagangan, Selasa (28/4).

Sementara Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan akan mengawasi agar harga gula yang dijual itu sesuai batas maksimal yang ditetapkan pemerintah. Pihaknya juga akan membentuk tim monitoring bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) .

Menurut Agus Suparmanto, kalau ada produsen dan distributor yang tidak berani mempermainkan harga, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menjatuhkan sanksi berupa pencabutan perizinan dagang dan sanksi pidana.

Agus Suparmanto juga menegaskan, akan menindak tegas produsen gula yang tidak tertib aturan yakni menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.500 per kilogram (kg) yang membuat harga gula di pasaran melambung di atas HET.

Mendag mengatakan akan bekerja sama dengan Satgas Pangan untuk mengawasi distribusi gula dan memastikan bahwa harga di tingkat konsumen sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Sebagai informasi, harga gula pasir sejak beberapa bulan belakangan ini merangkak naik. Data pantauan Kemendag dari 223 pasar pada akhir pekan lalu mencatat, harga rata-rata nasional gula pasir Rp18.300 per kg. Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok Rp 12.500 per kg. Harga gula naik 4,57 persen dibandingkan bulan lalu yang Rp 17.500 per kg. *ant

loading...

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 29, 2020 at 12:56PM
https://ift.tt/2yWAxms

Ritel Modern Digelontor 160 Ribu Ton Gula Pasir - NusaBali
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Tuesday, April 28, 2020

Ini Komitmen Blibli untuk Dukung Ritel Selama Bulan Ramadan - Info Komputer

Manfaatkan ekosistem e-commerce-nya, Blibli menyediakan akses pasar bagi para pelanggan, seller, dan pemerintah agar roda bisnis ritel dan ekonomi terus berputar.

Manfaatkan ekosistem e-commerce-nya, Blibli menyediakan akses pasar bagi para pelanggan, seller, dan pemerintah agar roda bisnis ritel dan ekonomi terus berputar.

Manfaatkan ekosistem e-commerce-nya, Blibli menyediakan akses pasar bagi para pelanggan, seller, dan pemerintah agar roda bisnis ritel dan ekonomi terus berputar. 

Pandemi COVID-19 tak pelak berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor ritel. Memasuki bulan Ramadan, harapan bahwa ekonomi terdorong oleh sektor ritel mungkin akan kandas karena berbagai aturan yang diberlakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Melihat situasi ini, Blibli sebagai online superstore Indonesia bertekad untuk menjaga aktivitas ritel saat Ramadan dengan menyediakan berbagai fitur, layanan, dan inisiatif guna memenuhi kebutuhan tiga stakeholder ekonomi yang utama, yaitu para pelanggan, seller, dan pemerintah.

Untuk mendorong aktivitas ritel saat Ramadan, Blibli memperkenalkan berbagai fitur dan layanan terbaru untuk menghadirkan pengalaman berbelanja lebih baik bagi pelanggan, memperluas akses pasar bagi seller, dan mendukung program pangan pemerintah. Selain itu, Blibli juga meluncurkan inisiatif #RamadanLebihBaik untuk memenuhi permintaan pasar.

Lay Ridwan Gautama, Executive Vice President (EVP) of Digital Products & Automotive Category Blibli mengatakan, “Sebagai platform e-commerce, Blibli berkomitmen untuk terus menghadirkan kualitas pelayanan terbaik dalam situasi apapun. Pandemi COVID-19 telah memicu perubahan perilaku pada pelanggan, seller, dan pemerintah yang kini semakin bergantung pada e-commerce yang memiliki stabilitas operasional. Di bulan Ramadan ini, kami bertekad untuk semakin memperkuat kemampuan dalam memenuhi kebutuhan tiga stakeholder tersebut. Dengan demikian, aktivitas ritel dapat terus berputar agar Ramadan tetap menjadi stimulus bagi ekonomi Indonesia.”

Inilah fitur dan layanan yang diluncurkan Blibli untuk menjaga aktivitas ritel terus berjalan.

1.Fitur bagi pelanggan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi

  • Blibli Hasanah: Kurasi produk terbaru untuk mempermudah masyarakat dalam mencari berbagai kebutuhan harian yang amanah, termasuk makanan, produk kesehatan dan kecantikan, mainan anak, zakat, paket perjalanan Umrah, dan busana untuk pria maupun wanita. Blibli meluncurkan kurasi ini karena melihat adanya tren peningkatan permintaan, khususnya dari generasi millennial, untuk produk-produk amanah. Blibli Hasanah dapat dilihat melalui tautan ini. [Klik di sini]
  • Blibli Paylater: Kemudahan transaksi yang memungkinkan para pelanggan membeli produk yang diinginkan saat itu juga, kemudian melakukan pembayaran sesuai jangka waktu yang ditentukan. Fitur ini akan dirilis Blibli di kuartal kedua tahun ini. Hadirnya fitur Paylater memperluas opsi pembayaran di Blibli menjadi sembilan, yang didukung oleh 36 mitra pembayaran lainnya, termasuk bank.

2.Layanan bagi seller untuk mengakses pasar dan mempertahankan usaha

  • Blibli Mitra: Layanan khusus untuk memberdayakan pengusaha mikro yang menjalankan usaha toko kelontong atau warung. Melalui Blibli Mitra, pengusaha warung dapat menawarkan produk digital berupa pulsa, token listrik, pembayaran tagihan (BPJS, air), selain kebutuhan rumah tangga lainnya. Pengusaha warung juga bisa memesan stok dengan harga grosir melalui Blibli Mitra.
  • Dukungan bagi creativepreneur: Blibli membuka akses pasar bagi creativepreneur fashion melalui kolaborasi khusus dengan 9 local brand modest dan 3 local brand umum  ternama, di antaranya Buttonscarves, KAMI, Puru Kambera, dan Vivi Zubedi untuk meluncurkan koleksi eksklusif Ramadan.
  • Kerja sama dengan FMCG: Blibli menyediakan platform penjualan dan pemasaran agar FMCG bisa terus menyalurkan berbagai produk ke pelanggan. Blibli telah bekerja sama dengan topbrands seperti Unilever, Danone, dan Indomilk dalam melakukan promosi khusus, seperti ongkos kirim gratis.

3.Layanan logistik untuk mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Indonesia

Blibli bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memberdayakan kelompok tani dengan membantu mereka berjualan secara online. Dengan demikian, Blibli telah menciptakan sumber pendapatan baru bagi para kelompok tani. Beras hasil produksi kelompok tani sudah tersedia di platform Blibli mulai 26 April lalu, dapat dilihat di tautan ini [Klik di sini].

Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 06:30PM
https://ift.tt/3bXRj2Q

Ini Komitmen Blibli untuk Dukung Ritel Selama Bulan Ramadan - Info Komputer
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Aprindo: Penjualan ritel anjlok, gerai pakaian bahkan turun 80% per April 2020 - Kontan

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pademi virus corona (Covid-19) juga berdampak pada sektor ritel. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Fernando Repi mengatakan, penjualan ritel pakaian yang berkonsep speciality store merosot 80% per April 2020. 

Tak hanya itu, penjualan toko ritel groceries atau barang kebutuhan pokok ikut susut 45% pada kuartal I-2020 dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Ditambah lagi, kunjungan ke toko anjlok 50% dan pada 45.000 stock keeping unit (SKU), hanya 20% yang mampu terjual.

"Adapun produk unggulan yang banyak dicari oleh masyarakat saat ini adalah makanan dan minuman, bahan pokok dan produk kesehatan," jelas dia saat mengisi acara MarkPlus Industry Roundtable E-commerce and Application (Tech) Industry Perspective yang diselenggarakan secara digital, Selasa (28/4).

Baca Juga: Penjualan diprediksi turun, Cahayaputra Asa (CAKK) fokus jaga arus kas di kuartal II

Fernando pun mencatat, adanya kenaikan penjualan online produk ritel di triwulan pertama 2020 sebesar 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Walau begitu, kenaikan tersebut hanya menyumbang kurang lebih 8% pada total penjualan. Sehingga perusahaan tetap harus melakukan efisiensi, seperti melakukan pengurangan gaji hingga tenaga kerja.

"Menanggapi hal ini, penting bagi para peritel modern lokal untuk bertransformasi ke omnichannel, terutama yang berada di daerah. Ada beberapa peritel yang bergerak melalui WhatsApp untuk berbelanja, seperti Hypermart, Transmart, hingga Superindo," jelasnya lagi.

Menurut Fernando, menjangkau pembeli melalui aplikasi  bisa menghadirkan pengalaman berbelanja baru kepada konsumen juga menaati himbauan social distancing pemerintah.

Dukungan dari Anda akan menambah semangat kami dalam menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat seperti ini.

Jika berkenan, silakan manfaatkan fasilitas donasi berikut ini.



Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 07:08PM
https://ift.tt/35dPpIY

Aprindo: Penjualan ritel anjlok, gerai pakaian bahkan turun 80% per April 2020 - Kontan
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Ini Komitmen Blibli untuk Dukung Ritel Selama Bulan Ramadan - Info Komputer

Manfaatkan ekosistem e-commerce-nya, Blibli menyediakan akses pasar bagi para pelanggan, seller, dan pemerintah agar roda bisnis ritel dan ekonomi terus berputar.

Manfaatkan ekosistem e-commerce-nya, Blibli menyediakan akses pasar bagi para pelanggan, seller, dan pemerintah agar roda bisnis ritel dan ekonomi terus berputar.

Manfaatkan ekosistem e-commerce-nya, Blibli menyediakan akses pasar bagi para pelanggan, seller, dan pemerintah agar roda bisnis ritel dan ekonomi terus berputar. 

Pandemi COVID-19 tak pelak berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor ritel. Memasuki bulan Ramadan, harapan bahwa ekonomi terdorong oleh sektor ritel mungkin akan kandas karena berbagai aturan yang diberlakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Melihat situasi ini, Blibli sebagai online superstore Indonesia bertekad untuk menjaga aktivitas ritel saat Ramadan dengan menyediakan berbagai fitur, layanan, dan inisiatif guna memenuhi kebutuhan tiga stakeholder ekonomi yang utama, yaitu para pelanggan, seller, dan pemerintah.

Untuk mendorong aktivitas ritel saat Ramadan, Blibli memperkenalkan berbagai fitur dan layanan terbaru untuk menghadirkan pengalaman berbelanja lebih baik bagi pelanggan, memperluas akses pasar bagi seller, dan mendukung program pangan pemerintah. Selain itu, Blibli juga meluncurkan inisiatif #RamadanLebihBaik untuk memenuhi permintaan pasar.

Lay Ridwan Gautama, Executive Vice President (EVP) of Digital Products & Automotive Category Blibli mengatakan, “Sebagai platform e-commerce, Blibli berkomitmen untuk terus menghadirkan kualitas pelayanan terbaik dalam situasi apapun. Pandemi COVID-19 telah memicu perubahan perilaku pada pelanggan, seller, dan pemerintah yang kini semakin bergantung pada e-commerce yang memiliki stabilitas operasional. Di bulan Ramadan ini, kami bertekad untuk semakin memperkuat kemampuan dalam memenuhi kebutuhan tiga stakeholder tersebut. Dengan demikian, aktivitas ritel dapat terus berputar agar Ramadan tetap menjadi stimulus bagi ekonomi Indonesia.”

Inilah fitur dan layanan yang diluncurkan Blibli untuk menjaga aktivitas ritel terus berjalan.

1.Fitur bagi pelanggan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi

  • Blibli Hasanah: Kurasi produk terbaru untuk mempermudah masyarakat dalam mencari berbagai kebutuhan harian yang amanah, termasuk makanan, produk kesehatan dan kecantikan, mainan anak, zakat, paket perjalanan Umrah, dan busana untuk pria maupun wanita. Blibli meluncurkan kurasi ini karena melihat adanya tren peningkatan permintaan, khususnya dari generasi millennial, untuk produk-produk amanah. Blibli Hasanah dapat dilihat melalui tautan ini. [Klik di sini]
  • Blibli Paylater: Kemudahan transaksi yang memungkinkan para pelanggan membeli produk yang diinginkan saat itu juga, kemudian melakukan pembayaran sesuai jangka waktu yang ditentukan. Fitur ini akan dirilis Blibli di kuartal kedua tahun ini. Hadirnya fitur Paylater memperluas opsi pembayaran di Blibli menjadi sembilan, yang didukung oleh 36 mitra pembayaran lainnya, termasuk bank.

2.Layanan bagi seller untuk mengakses pasar dan mempertahankan usaha

  • Blibli Mitra: Layanan khusus untuk memberdayakan pengusaha mikro yang menjalankan usaha toko kelontong atau warung. Melalui Blibli Mitra, pengusaha warung dapat menawarkan produk digital berupa pulsa, token listrik, pembayaran tagihan (BPJS, air), selain kebutuhan rumah tangga lainnya. Pengusaha warung juga bisa memesan stok dengan harga grosir melalui Blibli Mitra.
  • Dukungan bagi creativepreneur: Blibli membuka akses pasar bagi creativepreneur fashion melalui kolaborasi khusus dengan 9 local brand modest dan 3 local brand umum  ternama, di antaranya Buttonscarves, KAMI, Puru Kambera, dan Vivi Zubedi untuk meluncurkan koleksi eksklusif Ramadan.
  • Kerja sama dengan FMCG: Blibli menyediakan platform penjualan dan pemasaran agar FMCG bisa terus menyalurkan berbagai produk ke pelanggan. Blibli telah bekerja sama dengan topbrands seperti Unilever, Danone, dan Indomilk dalam melakukan promosi khusus, seperti ongkos kirim gratis.

3.Layanan logistik untuk mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Indonesia

Blibli bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memberdayakan kelompok tani dengan membantu mereka berjualan secara online. Dengan demikian, Blibli telah menciptakan sumber pendapatan baru bagi para kelompok tani. Beras hasil produksi kelompok tani sudah tersedia di platform Blibli mulai 26 April lalu, dapat dilihat di tautan ini [Klik di sini].

Blibli juga membantu distribusi beras subsidi oleh pemerintah melalui jaringan logistik dan distribusi luas miliknya yang mencakup 20 warehouse dan 32 hub di seluruh Indonesia.

Dengan hadirnya berbagai layanan terbaru, Blibli memprediksikan bahwa jumlah order akan bertumbuh 3 kali lipat pada Ramadan tahun ini, sama seperti rata-rata pertumbuhan order di Ramadan 2019 dan 2018. Situasi COVID-19 saat Ramadan akan mendorong permintaan terhadap produk-produk makanan dan minuman esensial, yaitu susu, obat herbal, minyak goreng, beras, dan bumbu dapur.

"Hal terbesar yang ingin kami capai di Ramadan tahun ini adalah mengakselerasi transformasi digital di mana pelanggan, seller, dan pemerintah akan menjadikan e-commerce sebagai kanal ritel utama,” jelas Fransisca K. Nugraha, Executive Vice President (EVP) of Consumer Goods Category, Blibli.

Blibli melihat bahwa akselerasi tersebut sudah di mulai. Selama bulan April 2020, jumlah seller meningkat 90% dari tahun-ke-tahun karena seller harus memanfaatkan e-commerce untuk lanjut berjualan. Blibli pun mendukung keberlangsungan usaha para seller dengan menyediakan fasilitas seperti Fufillment By Blibli (FBB), di mana Blibli menangani keseluruhan proses logistik, mulai dari warehousing hingga pengiriman, untuk membantu seller mengurangi biaya operasional.

Pengembangan seluruh layanan dan inisiatif pada Ramdan 2020 sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap #KarenaKamuNo.1. Blibli mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menyambut Ramadan dengan semangat dan antusias tanpa melupakan untuk terus menjaga sanitasi, kesehatan diri, dan physical distancing di manapun mereka berada.

Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 06:30PM
https://ift.tt/2yQjPVA

Ini Komitmen Blibli untuk Dukung Ritel Selama Bulan Ramadan - Info Komputer
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Gegara Corona, Toko Ritel Pakai WhatsApp Buat Jualan - Detikcom

Jakarta -

Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) mencatatkan adanya perubahan pola bisnis pada toko ritel modern. Di tengah virus Corona seperti ini, menurutnya banyak toko ritel yang mulai merambah penjualan secara online.

Waketum Aprindo Fernando Repi menyatakan bahwa banyak toko ritel mengadaptasi penjualan lintas channel alias omnichannel. Di satu sisi mempertahankan toko fisik, di sisi lain mulai merambah penjualan online.

"Industri ritel memang sedang mengubah pola bisnis kami berusaha adaptasi penjualan omnichannel. Nah sekarang malah nggak ada yang tahu, tiba-tiba sekarang malah ada pandemi jadi makin intens," ungkap Fernando dalam Industry Roundtable Markplus, Selasa (28/4/2020).

Fernando mengatakan berbagai cara dilakukan untuk mengambil pangsa pasar online. Mulai dari bergabung dengan beberapa e-commerce besar hingga membuat gerai online sendiri. Paling ekstrim bahkan menawarkan belanja lewat chat WhatsApp.

"Banyak yang dilakukan anggota kita, bergabung dengan e-commerce bahkan bikin gerai sendiri. Ini makin kelihatan semenjak COVID beberapa anggota kami bahkan jualan lewat WA chat," ungkap Fernando.

Tak main-main, bahkan beberapa toko ritel besar pun menggunakan WhatsApp chat untuk berhubungan dengan pelanggannya. Fernando mengatakan cara tersebut bisa lebih cepat menyentuh pelanggan.

"Hypermart, Transmart, hingga Superindo saja pakai WhatsApp, mereka alasannya itu biar cepat untuk trigger ke masyarakat. Kalau aplikasi itu sulit download dan sebagainya," jelas Fernando.

Fernando mengatakan bahwa kini penjualan online sudah naik 5%. Meski begitu kontribusinya belum terlalu besar terhadap perusahaan.

"Penjualan online naik 5%, hanya saja kontribusinya baru cuma 8% dari penjualan kita," kata Fernando.

Simak Video "Yuk Coba! Cara Menggunakan Chatbot WhatsApp Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 05:05PM
https://ift.tt/3aGMIkh

Gegara Corona, Toko Ritel Pakai WhatsApp Buat Jualan - Detikcom
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Virus Corona Bikin Penjualan Ritel Terjungkal - IDNTimes.com

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Fernando Repi tak mengelak bila bisnis ritel terdampak cukup signifikan akibat virus corona (COVID-19). Apalagi, sektor ini begitu mengandalkan penjualan secara offline. 

"Akibat dampak COVID-19, industri ritel sedang berusaha mengubah pola bisnisnya. Tidak ada yang pernah tahu kita semua mengalami pandemik," ujarnya dalam MarkPlus Industry Roundtable melalui video conference karena, Selasa (28/4). 

1. Penjualan di sejumlah sektor ritel terdampak cukup signifikan

Virus Corona Bikin Penjualan Ritel TerjungkalIDN Times/Indiana Malia

Baca Juga: Defisit Stok Bahan Pokok, Jokowi: PSBB Jangan Ganggu Jalur Logistik 

Repi mengungkapkan, penjualan toko ritel pakaian, speciality store turun mencapai 80 persen. Penjualan groceries juga anjlok mencapai 45 persen di triwulan I-2020 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. "Ini akibat pusat perbelanjaan banyak tutup. Seperti Matahari, Ramayana," katanya.

Bahkan, dari 45 ribu stock keeping unit (SKU), hanya 20 persen yang memberikan kontribusi penjualan. "Produk bahan makanan, minuman, bahan pokok sampai produk kesehatan ini paling banyak dibeli masyarakat," tutur Repi.

2. Kunjungan ke toko turun, penjualan online tak memberi kontribusi signifikan

Virus Corona Bikin Penjualan Ritel TerjungkalIDN Times/Indiana Malia

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Repi menambahkan, kunjungan ke toko mengalami penurunan hingga 50 persen. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ikut mempengaruhi penurunan ini. 

Aprindo mencatat penjualan online yang dilakukan pelaku usaha ritel pada triwulan I-2020, naik 15 persen. Namun kontribusinya terhadap total penjualan hanya sebesar 8 persen.

"Akibat dari ini ritel nasional dan daerah melakukan efisiensi diantaranya pengurangan gaji dan mengurangi karyawan. Ini yang terjadi di kondisi ritel April 2020," tegas dia.

3. Anies rapat dengan pengusaha, bahas potensi penghentian PSBB

Virus Corona Bikin Penjualan Ritel TerjungkalGubernur Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy dan Pangdam Jaya Eko Margiyono (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan rapat virtual dengan 129 pengusaha multinasional dan asosiasi bisnis. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat pertanyaan dari salah satu peserta apakah ada peluang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta kembali diperpanjang.

Menjawab pertanyaan tersebut, Anies mengatakan bahwa angka kasus positif virus corona atau COVID-19 di Jakarta merupakan cerminan kebijakan Pemprov DKI Jakarta dua minggu sebelumnya. Sehingga angka penambahan kasus positif di Jakarta saat ini cenderung menurun.

Anies mengatakan, saat ini data yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa penambahan kasus positif baru terus memuncak. Ia mengatakan bila dalam dua pekan ke depan sudah tak lagi memuncak dan terus menurun, ada kemungkinan PSBB dihentikan.

"Ketika nanti pasien dalam pengawasan (PDP) terus menurun, tingkat kematian juga turun, kita akan menuju kembali ke normal. Kita berharap hal ini segera terjadi," ungkap Anies.

Baca Juga: Rapat dengan Pengusaha, Anies Buka Peluang Tak Perpanjang PSBB

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 03:59PM
https://ift.tt/35czTNu

Virus Corona Bikin Penjualan Ritel Terjungkal - IDNTimes.com
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Tekan Harga, Kemendag Guyur Ritel 160 Ribu Ton Gula - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah akan menggelontorkan 160 ribu ton gula ke ritel modern dalam waktu dekat ini. Langkah itu dilakukan untuk menekan harga gula pasir yang belakangan ini terus merangkak naik.

Kabareskrim Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan ritel dipilih karena dari hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah, mereka masih bisa menjaga gula di level harga Rp12.500 per kilogram. Level tersebut merupakan harga eceran tertinggi (HET) yang sudah yang ditetapkan pemerintah.

Hal itu berbeda jika dibandingkan dengan harga gula di pasar tradisional. "Namun (pemerintah tidak akan melupakan pasar tradisional agar produk gula di pasar tradisional tetap ada," katanya dalam Konferensi Pers Soal Ketersediaan Bahan Pokok dengan Kementerian Perdagangan, Selasa (28/4).


Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan untuk mengawasi agar harga gula yang dijual tersebut sesuai dengan batas maksimal yang telah ditetapkan pemerintah, pihaknya akan membentuk tim monitoring bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) . "Sekali lagi, untuk penyesuaian harga yang tinggi ini kami melakukan pengawasan dan kami harap produsen menaati apa yang telah disepakati," ucap Agus.

Ia mengatakan kalau ada produsen dan distributor yang tidak berani mempermainkan harga, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menjatuhkan sanksi berupa pencabutan perizinan dagang dan sanksi pidana.

Sebagai informasi, harga gula pasir sejak beberapa bulan belakangan ini merangkak naik. Data pantauan Kemendag dari 223 pasar pada akhir pekan lalu mencatat, harga rata-rata nasional gula pasir Rp18.300 per kg.

Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok Rp12.500 per kg. Harga gula naik 4,57 persen dibandingkan bulan lalu yang Rp17.500 per kg.

[Gambas:Video CNN]

(wel/agt)

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 03:30PM
https://ift.tt/3aEm6As

Tekan Harga, Kemendag Guyur Ritel 160 Ribu Ton Gula - CNN Indonesia
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Kendalikan Harga Gula, Pemerintah Libatkan Distributor Ritel Modern - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan bakal memperketat pengawasan dalam distribusi gula guna memastikan harga jual di tingkat eceran dapat mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kemendag dalam mengendalikan harga adalah dengan memangkas rantai distribusi gula dari produsen hingga ke konsumen.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Suhanto mengemukakan pengawasan distribusi bakal difokuskan pada sekitar 250.000 ton gula hasil realokasi yang ditugaskan pemerintah kepada pabrik rafinasi.

Sampai saat ini, realisasi penyaluran mencapai 99.000 ton dan disebut Suhanto belum bisa memicu penurunan harga karena volume pasokan masih di bawah kebutuhan.

"Mengingat harga ritel modern masih mungkin untuk dikendalikan, sementara harga di pasar tradisional tinggi, kami ambil kebijakan perpendek jalur. Semua sisa gula penugasan yang sekarang diproduksi, dimasukkan melalui distributor yang berafiliasi dengan ritel modern," papar Suhanto di Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Dengan distribusi yang dilakukan oleh mitra yang terafiliasi dengan ritel modern, Suhanto mengatakan pihaknya bakal lebih mudah dalam melakukan pengawasan. Nantinya, Suhanto mengatakan rantai pasok ke pasar tradisional pun menjadi lebih pendek dan harga dapat lebih mudah dikendalikan.

Selain melakukan pengawasan distribusi, Suhanto pun menyatakan bahwa pihaknya terus mendorong pabrik rafinasi untuk memenuhi tugas produksi gula konsumsi sebanyak 250.000 ton.

Dia menyebutkan 99.000 ton gula yang dihasilkan belumlah efektif menekan harga lantaran pabrik harus membagi produksi gula untuk industri makanan dan minuman.

"Bagaimanapun pabrik rafinasi juga harus memperhatikan kebutuhan gula industri makanan dan minuman, akhirnya mereka membagi produksi untuk industri dan untuk konsumsi. Kami terus kejar agar mereka menaikkan pasokan ke konsumsi," katanya.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengemukakan bahwa tingginya harga gula di pasaran turut dipicu oleh rantai pasok yang panjang dari produsen sampai ke tingkat konsumen.

Hal ini setidaknya terlihat pada disparitas harga yang tinggi antara gula yang dipasarkan di ritel modern dan pasar tradisional.

"Di pasar ritel harga bisa sesuai aturan sementara di pasar tradisional ada disparitas karena ada lompatan distributor yang harus dipangkas," lanjutnya.

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 28, 2020 at 02:58PM
https://ift.tt/2W28SZ7

Kendalikan Harga Gula, Pemerintah Libatkan Distributor Ritel Modern - Bisnis.com
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Monday, April 27, 2020

Jelang PSBB Surabaya, Toko Ritel Sempat Diserbu Pengunjung - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan berlaku di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo atau Surabaya Raya mulai Selasa (28/4). Jelang pelaksanaan PSBB masyarakat sempat menyerbu pusat perbelanjaan.

Seperti di kawasan Bambu Runcing, Surabaya, toko swalayan sejak Senin pagi sudah dipadati pembeli, terlihat dari antrean kendaraan, seperti dilaporkan detikcom.

Foto: Jelang PSBB di Surabaya Warga Borong Sembako di Swalayan (Esti Widiyana - detikFinance)

Anggota Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Tutum Rahanta membenarkan kondisi di lapangan tersebut. Ia mengungkapkan memang ada kecenderungan orang menghindari keluar rumah saat PSBB sehingga melakukan belanja dalam jumlah besar untuk persiapan kebutuhan di rumah lebih lama.

"Saat ini memang cenderung orang belanja dalam jumlah cukup banyak karena jarang keluar rumah. Kebetulan saat ini sebagian orang sudah gajian," kata Tutum kepada CNBC Indonesia, Senin (27/4).

Selain itu, kata Tutum, kebetulan juga konsumen berbelanja untuk kebutuhan puasa. Selain itu, sebagian swalayan jam operasionalnya diperpendek. Ia menegaskan tak ada panic buying seperti yang sempat terjadi pandemi corona awal Maret 2020 lalu.

"Sudah berjalan hampir 2 bulan corona untuk apa panic?" tanya Tutum.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo, akan dimulai pada Selasa (28/4/2020). Hal itu disampaikan Khofifah setelah melakukan rapat bersama Forkopimda di Gedung Negara Grahadi Kamis (23/4/2020) malam.

Besok PSBB Surabaya, Toko Ritel Sempat Diserbu PengunjungFoto: Jelang PSBB di Surabaya Warga Borong Sembako di Swalayan (Esti Widiyana - detikFinance)

Pada Selasa (21/4/2020), Menteri Kesehatan, Letnan Jenderal TNI (Purn) dr. Terawan Agus Putranto menyetujui usulan PSBB Surabaya Raya. Keputusan tersebut telah ditetapkan Menkes tanggal 21 April 2020 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/264/2020.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 27, 2020 at 09:50PM
https://ift.tt/3eVBAmX

Jelang PSBB Surabaya, Toko Ritel Sempat Diserbu Pengunjung - CNBC Indonesia
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Mal-Mal Tutup, Banyak Ritel yang Tak Kuat Bayar Sewa Lapak - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Para tenant atau penyewa gerai atau ritel di pusat perbelanjaan atau mal mengaku sedang kesulitan membayar cicilan kepada pengelola. Penyebabnya adalah tidak lancar cashflow akibat kesulitan dalam menjalankan usaha. Hal ini juga tidak lepas dari penerapan skema Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat mal-mal tutup.

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengungkapkan saat ini para penyewa sedang mengajukan keringanan biaya sewa. Skemanya tergantung kepada masing-masing mal, dengan penurunan biaya sewa maupun jangka waktunya diperpanjang.

"Kita memang nggak lakukan pembayaran penuh, mungkin sedang dilakukan pencicilan dan minta keringanan. Utamakan karyawan dulu dalam jangka sementara untuk bertahan. Nilainya ya B2B (business to business)," sebut Budihardjo, Senin (27/4).

Ia juga menginstruksikan secara langsung para tenant untuk berterus terang kepada pengelola tentang kondisi yang dialami. Sehingga diharapkan ada penurunan biaya. Meski dia tidak bisa menyembunyikan tetap kesulitan membayar, sekalipun ada penurunan biaya. Pasalnya, uang yang masuk bagi beberapa tenant pun tidak ada.

"Di situ kebijaksanaan mal, apa nanti bisa diberikan penundaan jangka panjang terhadap mereka yang tutup tadi. Karena mereka kan benar-benar nggak bisa buka. Intinya mau niat, tapi kas nggak ada bingung juga. Itu yang saya minta kebijaksanaannya ditunda apa gimana," sebutnya.

Meski demikian, ada sejumlah tenant yang dinilai mendapat limpahan untung dalam kondisi saat ini, yakni ritel, toko farmasi atau obat. Ritel-ritel dengan basis itu diharapkan tetap bisa membayar cicilan sebagaimana mestinya.

Hal ini disebut oleh Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan. "Ada tenant yang sekarang untung banyak kan. Contoh Supermarket yang beli ngantre, farmasi juga laku. Yang pasti malnya rugi, mana ada yang untung, operasional dan pendapatan nggak imbang," katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/4)

Mengenai permintaan penurunan harga sewa, Stefanus sudah menerima sejumlah permintaan. Bahkan semenjak beberapa waktu lalu. "Dari awal mereka juga minta keringanan dan udah diberikan sama mal-mal. Dan saya kira udah dibicarakan sama antara tenant dan mal yang disewa. Tiap mal, tiap tenant kondisinya beda," paparnya.

Imbasnya, para pengelola pusat perbelanjaan juga menjadi kesulitan. Pasalnya, mereka tetap harus mengeluarkan biaya operasional yang tidak sedikit.

"Operasional nggak ada penurunan sama sekali, dikit saja. Penggunaan listrik tetap jalan. Nggak mungkin digelapin, security tetap jaga, hand sanitizer lebih banyak. Jadi saya kira yang di sini, bandingan tenant dan mal, malnya lebih menderita dari tenant," kata Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk itu.

 

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
April 27, 2020 at 02:58PM
https://ift.tt/3cOlSZ0

Mal-Mal Tutup, Banyak Ritel yang Tak Kuat Bayar Sewa Lapak - CNBC Indonesia
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Search

Featured Post

Politics - The Boston Globe

unitedstatepolitics.blogspot.com Adblock test (Why?) "politic" - Google News February 01, 2024 at 03:47AM https://ift.tt...

Postingan Populer