Rechercher dans ce blog

Sunday, March 29, 2020

Berikutnya Pengelola Ritel Perpendek Jam Operasional - Jawa Pos

SURABAYA - Setelah pengelola pusat perbelanjaan melakukan perubahan jam operasionalnya, kini pengusaha ritel modern pun melakukan hal yang sama guna mengurangi mobilitas masyarakat serta upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 yang semakin merebak beberapa hari terakhir.Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Timur mengumumkan jam operasional beberapa toko ritel berubah lebih pendek.

Koordinator Wilayah Timur 1 Aprindo April Wahyu Widarti mengatakan, mulai Minggu (29/3), ada penyesuaian jam operasional di beberapa ritel modern. Yakni rata-rata jadi tujuh jam kerja include jam istirahat untuk salat dan makan.

Namun demikian, April menjamin tidak akan ada pelayanan yang berkurang. "Artinya, masyarakat diberikan kesempatan untuk bisa berbelanja di waktu jam operasional toko," terangnya di Surabaya.

Adapun penyesuaian jam operasional ritel anggota Aprindo adalah untuk semua outlet Superindo (09.00-20.00), Toko Makmur (08.00-21.00), Lotte Grosir (09.00-20.00), Bonnet Supermarket (06.30-21.00), Transmart Ngagel dan Rungkut, Weekdays (11.00 -22.00) dan Weekend (10.00-22.00), Transmart Lenmarc (12.00-20.00), Transmart Gresik (12.00-20.00), Carrefour BG Junction (10.00-22.00), Carrefour ITC, Senin-Sabtu (11.00-19.00) dan Minggu (10.00-19.00), Matahari Departemen Store (12.00-20.00).

Sedangkan untuk independent stores closed temporary. "Sementara, Giant Wilayah Surabaya, Circle K, Alfa Midi, Indomaret dan Hartani Pasar Atom masih buka seperti biasanya," jelasnya.

April juga menambahkan, hingga saat ini stok sembako di seluruh ritel modern anggota Aprindo masih terbilang aman. "Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena semua tersedia di ritel-ritel kami," ujarnya.

Padahal sepekan lalu, April mencatat terjadi lonjakan penjualan hingga 15-20 persen di kategori food. "Apalagi ritel yang stand alone ya, kami tidak tahu ini sifatnya sementara atau seterusnya. Seiring imbauan pemerintah untuk masyarakat belajar dan bekerja dari rumah otomatis akan meningkatkan konsumsi rumah tangga juga," jelasnya. 

Adapun produk kategori food yang paling laris ialah beras, mie, bumbu dan snack. Selain produk food, lanjut April, produk cleaning juga mengalami peningkatan yang signifikan. "Cleaning dan laundry ini naiknya sangat bagus. Mungkin karena masyarakat sekarang saat ini rajin mencuci," imbuhnya seraya tersenyum.Hal ini berbanding terbalik dengan ritel non food yang menurun tajam omzetnya sekitar 60-70 persen. Menurutnya hal ini dikarenakan fokus masyarakat saat ini ialah menyiapkan stok makanan, obat-obatan dan pembersih rumah. (cin/nur)

Let's block ads! (Why?)



"ritel" - Google Berita
March 30, 2020 at 12:08PM
https://ift.tt/39rUKNi

Berikutnya Pengelola Ritel Perpendek Jam Operasional - Jawa Pos
"ritel" - Google Berita
https://ift.tt/36sqiC4
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

Politics - The Boston Globe

unitedstatepolitics.blogspot.com Adblock test (Why?) "politic" - Google News February 01, 2024 at 03:47AM https://ift.tt...

Postingan Populer